Student Center SMK IKIFA

Loading...

Register

Fenomena Alam - 9 November 2023

Black Hole

Black hole atau lubang hitam adalah suatu wilayah di luar angkasa yang gaya tarik gravitasinya sangat kuat sehingga cahaya tidak dapat keluar. Gravitasi yang kuat terjadi karena materi ditekan ke dalam ruang yang sangat kecil. Kompresi ini dapat terjadi pada akhir masa hidup sebuah bintang. Beberapa lubang hitam disebabkan oleh kematian bintang. Karena tidak ada cahaya yang bisa lolos, lubang hitam tidak terlihat. Namun teleskop luar angkasa dengan instrumen khusus dapat membantu menemukan lubang hitam. Mereka dapat mengamati perilaku material dan bintang yang berada sangat dekat dengan lubang hitam.

Lubang hitam purba diperkirakan terbentuk pada awal alam semesta, segera setelah Big Bang. Lubang hitam bintang terbentuk ketika pusat sebuah bintang yang sangat masif runtuh ke dalam dirinya sendiri. Keruntuhan ini juga menyebabkan supernova, atau ledakan bintang, yang melontarkan sebagian bintangnya ke luar angkasa. Para ilmuwan mengira lubang hitam supermasif terbentuk pada waktu yang sama dengan galaksi tempat mereka berada. Besar kecilnya lubang hitam supermasif berkaitan dengan ukuran dan massa galaksi tempat ia berada.

Lubang hitam bisa memiliki berbagai ukuran, tetapi ada tiga jenis utama lubang hitam. Yang terkecil dikenal sebagai lubang hitam primordial. Para ilmuwan meyakini lubang hitam jenis ini berukuran sekecil atom tetapi bermassa sebesar gunung besar.

Jenis lubang hitam berukuran sedang yang paling umum disebut “stellar.” Massa lubang hitam bintang bisa mencapai 20 kali lebih besar dari massa Matahari dan dapat masuk ke dalam bola dengan diameter sekitar 10 mil. Lusinan lubang hitam bermassa bintang mungkin ada di galaksi Bima Sakti.

Lubang hitam terbesar disebut “supermasif”. Lubang hitam ini memiliki massa lebih dari 1 juta massa matahari jika digabungkan dan akan muat di dalam bola dengan diameter seukuran tata surya. Bukti ilmiah menunjukkan bahwa setiap galaksi besar mempunyai lubang hitam supermasif di pusatnya. Lubang hitam supermasif di pusat galaksi Bima Sakti disebut Sagitarius A. Ia memiliki massa sekitar 4 juta matahari dan dapat muat di dalam bola dengan diameter seukuran matahari.

Sumber: https://www.nasa.gov/learning-resources/for-kids-and-students/what-is-a-black-hole-grades-5-8/