Kisah Perjalanan Karier Mozart Nan Ajaib

Siapa tak kenal Mozart? Sosok komposer dan pianis klasik ini masuk ke dalam jajaran salah satu musisi paling berpengaruh sepanjang zaman. Karya-karyanya pun masih terus dipelajari dan dimainkan sampai sekarang.
Nah, ternyata, bakat seorang Wolfgang Amadeus Mozart memang telah terlihat sejak masih belia loh, Sobat Valid. Karya pertama Mozart bahkan ditulis saat sang komposer baru berusia 5 tahun. Tak cuma itu, yang juga mencengangkan adalah karya opera pertamanya ia tulis saat berusia 14 tahun.
Sejarah dan Kisah Hidup Wolfgang Amadeus Mozart
Ingin tahu lebih banyak tentang sosok legendaris yang satu ini? Yuk, simak cerita selengkapnya berikut ini.
Lahir dalam Keluarga Musisi
Wolfgang Amadeus Mozart lahir dari keluarga musisi. Sang ayah, Leopold Mozart, adalah seorang komposer, pemain biola, dan asisten master orkestra di istana Uskup Agung Salzburg, Austria.
Sejak kecil, Leopold keras dalam mendidik anak-anaknya. Mozart dan kakak perempuannya, Nannerl, telah diperkenalkan dan dilatih bermusik sejak usia dini.
Bakat Mozart pun telah terlihat sejak ia masih berusia tiga tahun. Pada usia itu, ia berhasil menguasai buku belajar harpsichord (alat musik sejenis organ) buatan ayahnya.
Kehebatannya bahkan menandingi Nannerl yang saat itu sudah berusia tujuh tahun dan telah terlebih dahulu belajar musik. Sang ayah pun merasa bangga dan mulai fokus menggembleng dan mengasah kemampuan bermusik Mozart.
Tak seperti anak lain, Mozart tidak didaftarkan ke sekolah formal. Ayahnya lah yang melatihnya secara intensif, baik untuk pelajaran umum maupun musik. Saat menginjak usia empat tahun, Mozart telah mahir memainkan biola, clavier, dan organ.
Karya Pertama Mozart
Menginjak usia 5 tahun, Mozart sudah mampu membaca dan menulis. Pada usia ini pula, Mozart menulis komposisi musik pertamanya, yakni “Andante (K.1a)” dan “Allegro (K.1b)”.
Ambisi Leopold untuk menunjukkan kehebatan anaknya pun membuatnya membawa Nannerl dan Mozart tur keliling Eropa untuk bermain musik di hadapan para bangsawan. Saat itu, Mozart baru berusia enam tahun loh, Sobat Valid.
Mozart pertama kali menunjukkan permainan pianonya yang memukau di Istana Kekaisaran Wina, Austria. Permainannya yang indah membuat namanya melejit di Eropa. Bakat seorang Wolfgang Amadeus Mozart pun makin jadi perbincangan
Opera Pertama Mozart
Saat tur ke London, seorang pengacara Inggris, Daines Barrington, bermaksud menguji kehebatan Mozart. Ia pun memintanya memainkan salah satu naskah orkestra dengan chord Italia.
Mozart yang saat itu berusia 8 tahun berhasil memainkannya dengan indah, meski saat itu ia sama sekali tak menguasai chord Italia. Barrington pun tercengang, mengakui kemampuan Mozart, bahkan berulang kali memintanya memainkan naskah opera untuknya.
Dari sinilah kemudian Mozart terinspirasi untuk menulis simfoni pertamanya. Untuk musisi klasik pada eranya, gubahan Mozart dinilai “berbeda” dan “baru”.
Menginjak usia 10 tahun, Mozart telah menulis setidaknya 40 simfoni. Ia juga melanjutkan tur Eropa bersama kakak dan ayahnya selama tiga tahun setelahnya.
Nah, karya opera pertama Mozart ia tulis saat masih berusia 14 tahun. Adapun beberapa instrumental orkestra opera yang ia tulis, antara lain “Mitridate” (1770), “Ascanio in Alba” (1771), dan “Lucio Silla” (1772).Selama hidupnya, Mozart telah melahirkan setidaknya 600 karya. Salah satu karyanya yang paling terkenal adalah “Requiem”, yang belum terselesaikan hingga kematiannya pada 1791.
Kehebatan Mozart pun menjadi legenda, hingga memunculkan teori Mozart Effect, yang mengatakan bahwa musik klasik karya Mozart dapat membuat pendengarnya lebih pintar.
Sumber: https://validnews.id/catatan-valid/kisah-perjalanan-karier-mozart-nan-ajaib